CEO Apple Tim Cook mengungkap walaupun penjualan iPhone turun, tetapi secara perusahaan Apple telah mencatat keberhasilan melewati perkiraan target Wall Street. Strategi diversifikasi menjadi kunci keberhasilan peningkatan target Apple. Strategi tersebut terbukti berguna di China, pasar smartphone terbesar di dunia.
Perang dagang antara AS dan China sempat membuat investor khawatir atas pengiriman iPhone. Namun, justru penjualan Apple di China mengalami kenaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Apple Keluarkan iPhone 5G pada 2020 |
Namun, secara global penjualan iPhone turun 12 persen menjadi US$25,99 miliar. Sementara aksesori lainnya naik hampir 50 persen melampaui ekspektasi.
Dengan diversifikasi penjualan tersebut, Apple mengatakan pihaknya memperkirakan pendapatan untuk kuartal keempat fiskal saat ini antara US$61 miliar hingga US$64 miliar. Naik dibandingkan perkiraan analis di kisaran US$61,02 miliar.
Sementara itu, untuk pendapatan tahun ketiga fiskal Apple yang berakhir Juni lalu, perusahaan mencatat kenaikan pendapatan 1 persen menjadi US$53,8 miliar.
Lihat juga:Prediksi Fitur dan Desain iPhone 11 |
Kepala Ekonom Capital Investment Counsel mengungkap keterkejutannya melihat penurunan penjualan iPhone yang juga melambat dari kuartal sebelumnya.
"Anda tidak akan mendengar orang berbicara tentang ponsel mereka. Kuncinya adalah ketika orang ingin royal pada ponsel, mereka akan melakukannya dengan produk Apple," ujarnya.
Apple hingga saat ini tidak memberikan jumlah perangkat Apple yang aktif. Tetapi, sempat mengatakan pada Januari ada 1,4 miliar dengan 900 juta adalah iPhone. (jnp/age)