Chief Operational Officer (COO) Bitcar Christiansen Wagey mengatakan bila perusahaannya akan semaksimal mungkin melayani masyarakat meski industri transportasi online di Indonesia telah dikuasai dua perusahaan itu.
"Ini tantangan menarik, tapi kami yakini bahwa dukungan dari driver online dan masyarakat, Bitcar dapat eksis dan berkembang," kata Christiansen melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com pada pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai rencana, Bitcar baru akan memulai operasional sebagai penyedia taksi online pada pekan kedua Agustus 2019. Mereka yang mengelola Bitcar sebelumnya bekerja sebagai mitra atau pengemudi perusahaan online Grab maupun Gojek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia Grab dan Gojek juga memulai bisnis dengan modal tak besar. Berkembangnya dua perusahaan tersebut dianggap karena kinerja mitra, yaitu taksi dan ojek online.
"Karena awalnya kedua aplikasi tersebut juga tidak memulai dengan modal awal yang besar, tapi karena driver online lah mereka sekarang bisa sukses," ucapnya.
"Itu (investasi kami) rahasia perusahaan. Yang jelas kami masuk ke industri ini membawa konsep fun riding, fun driving. Kami ingin menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman, baik untuk pengguna maupun pengemudi," tutup Christiansen.
[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)