APM Mobil dan Motor Keluhkan Listrik Mati

ray, CNN Indonesia | Senin, 05/08/2019 11:40 WIB
APM Mobil dan Motor Keluhkan Listrik Mati Ilustrsi mati lampu. (Foto: CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Insiden mati lampu di Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah menjadi catatan bagi agen pemegang merek (APM) otomotif. Mereka mengeluh pemadaman listrik di sejumlah wilayah pada Minggu (4/8) telah mengganggu kegiatan bisnisnya.

Dari sisi operasional dealer, Suzuki yang selama ini menggunakan sistem operasional mengandalkan internet terpaksa dengan cara manual untuk di sejumlah wilayah yang mengalami pemadaman listrik.

"Dealer memang gunakan genset, Akan tetapi kasus kemarin karena beberapa lokasi internet lumpuh berdampak ke operasional sistem dealer sehingga untuk sementara kami menggunakan manual dahulu," kata Direktur Pemasaran Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat Donny Saputra melalui pesan singkat, Senin (5/8).


Pihak Suzuki berharap pemerintah cepat menuntaskan masalah ini. Insiden serupa jangan sampai terulang sehingga menimbulkan kerugian produsen dan masyarakat.

"Dampak belum bisa detail, kan baru kemarin. Kami berharap masalah ini cepat solve (terpecahkan) sehingga dampaknya menjadi tidak signifikan," ucap Donny.

Seperti diketahui tiga penyedia jaringan komunikasi mengaku terkena dampak pemadaman listrik yaitu XL Axiata, Telkomsel, dan Indosat. Imbasnya pihak Suzuki kesulitan mengubungi konsumennya untuk menyelesaikan proses administrasi.

"Dan juga ya kami agak kesulitan menghubungi konsumen," ujar Donny.

Sementara itu, Kepala Departemen Penjualan dan Pemasaran SIS Roda Dua Yohan Yahya menyebut bahwa pihaknya sampai Senin (5/8) pagi, masih mengumpulkan data mengenai dampak negatif buat kegiatan bisnis Suzuki motor pasca pemadaman listrik sekitar 12 jam.

"Mengenai dampak dari pada matinya aliran listrik di hari minggu kemarin belum kami terima sepenuhnya," ucap Yohan.

Direktur Pemasaran Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmy menuturkan imbas dari pemadaman listrik bengkel Toyota di lokasi yang mengalami mati lampu harus tutup lebih awal. Menurut Anton pelayanan kepada konsumen hanya sampai pukul 12.00 WIB.

Per hari ini ia memastikan semua sudah berjalan normal. Jika pun listrik kembali padam, pihaknya bakal menggunakan genset agar pelayanan diupayakan optimal.

"Kemarin cabang Toyota relatif off ya, kalaupun ada yang buka (bengkel), pelayanan hanya sampai jam 12," ucap Anton.

Di satu sisi, beruntung pemadaman listrik tidak memengaruhi aktivitas produksi mobil, sebab rata-rata tak ada aktivitas produksi mobil dan motor di hari Minggu.

Kendati demikian Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra berharap insiden itu tidak terulang di hari kerja. Amel beralasan genset tidak akan bekerja optimal menyuplai listrik ke pabrik.

"Jika sering padam pasti produsen tidak bisa berproduksi optimal. Karena listrik pabrik tidak bisa diganti dengan genset," ungkap Amelia.

Masing-masing agen pemegang merek (APM) masih menghitung kerugian finansial yang dialami selama terjadinya listrik padam pada Minggu (4/8). (ryh/mik)


ARTIKEL TERKAIT