"Kita punya layanan purna jual yang sudah lebih dari 100 jadi untungnya sampai detik ini belum pernah dapat laporan [ponsel ilegal] lalu keluhan bahwa hp ini [Vivo] bermasalah," ujar Edy kepada awak media usai peluncuran vivo Z1 Pro di Agro Plaza, Jakarta, Senin (5/8).
Selain itu Edy menegaskan perusahaan tidak mendukung peredaran ponsel ilegal menyusul aturan IMEI yang nantinya akan diberlakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya apakah Vivo pernah menyidak langsung ke toko-toko ponsel untuk menarik ponsel BM, Edy mengaku belum pernah melakukan itu. Sebab kata dia, belum adanya laporan ke perusahaan soal peredaran ponsel Vivo.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kebijakan validasi IMEI bisa melindungi industri ponsel dari persaingan tidak sehat.
Selain mengurangi tingkat kejahatan pencurian dan melindungi bagi penggunannya, aturan juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi seluler.
Saat ini, server sistem basis data IMEI atau SIBINA telah terpasang di Pusdatin Kemenperin dan telah dilakukan pelatihan kepada pengelola. (din/eks)