Demikian disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Harjanto kepada wartawan di kantor Kemenperin, Jakarta.
Harjanto menjelaskan NMI berencana memanfaatkan fasilitas pabrik Mitsubishi untuk memproduksi mobil listrik Leaf dan e-Power.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada informasi lebih lanjut yang disampaikan Harjanto, termasuk mengenai kapan rencana Nissan-Mitsubishi bakal direalisasikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kemnaker Dalami Rencana PHK Nissan Indonesia |
Sementara Leaf merupakan mobil listrik Nissan yang sudah dipasarkan global. Sejumlah negara sudah mulai kedatangan mobil ini salah satunya Australia. Leaf diklaim menjadi mobil listrik paling laris Nissan yang resmi dipasarkan sejak 2010.
Sementara e-Power menjadi mobil listrik Nissan yang dijual di Jepang sejak 2016. e-Power punya beberapa varian, antaranya Note e-Power NISMO dan Note e-Power NISMO S.
Di dunia, Nissan PHK 12.500 karyawan. Sementara hal itu terjadi di Indonesia dan melibatkan ratusan pekerja yang 'dirumahkan'.
"Seperti yang disampaikan CEO Hiroto Saikawa, sebagai bagian dari upaya kami untuk memperbaiki operasi dan efisiensi investasi," kata Sekiguchi di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019, ICE BSD, Tangerang, Jumat (26/7).
(ryh/mik)