Tetapi tak banyak yang mengetahui kandungan di balik polusi udara ibu kota tersebut. Dikutip dari situs resmi Greenpeace, Laporan Kualitas Udara Dunia 2018 yang dikeluarkan AirVisual mengungkap polusi udara diperkirakan menelan korban sekitar tujuh juta jiwa di seluruh dunia.
Laporan tersebut mengungkap Jakarta dan Hanoi menjadi dua kota yang paling terpolusi di Asia Tenggara. Di Jakarta sendiri, kendaraan bermotor dinilai jadi salah satu penyebab polusi udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisa hasil pembakaran berupa air (H2O), gas CO atau disebut juga karbon monoksida yang beracun, CO2 atau disebut juga karbon dioksida yang merupakan gas rumah kaca, NOx senyawa nitrogen oksida, HC berupa senyawa Hidrat arang sebagai akibat ketidaksempurnaan proses pembakaran serta partikel lepas.
Kondisi Polusi Jakarta Sekarang
Kasubbid informasi pencemaran udara BMKG Suradi mengungkap data sejak 2014 menunjukkan secara umum polutan PM10 di atas ambang.
"Kalau setahun itu nilai batasnya 50 mikron tetapi di atas semua kecuali 2017. Kalau level bulanan, Agustus ini mencatat PM10, paling tinggi dibandingkan bulan lain.
Terkait pola sepekan, Suradi mengungkap akhir pekan 21 Juli dengan 4 Agustus masih lebih rendah 21 Juli. Sehingga hal ini menunjukkan pemadaman listrik tidak membuat polusi lebih rendah. (ndn/age)