Ganjil-Genap Jakarta Jerat Mobil Hybrid

ray, CNN Indonesia | Kamis, 08/08/2019 12:34 WIB
Ganjil-Genap Jakarta Jerat Mobil Hybrid Jalan Fatmawati menjadi lokasi perluasan ganjil genap. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan bebas ganjil genap berlaku untuk kendaraan roda empat dan mobil penumpang murni listrik, namun akan menjerat kendaraan dua jantung penggerak yaitu dengan mesin konvensional dan motor listrik atau biasa disebut hybrid.

Sistem ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur. Pemberlakuannya pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB.

"Jadi ganjil genap bebas bagi kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik saja," kata Syafrin melalui pesan singkat, Kamis (8/8).


Sosialisasi perluasan sistem ganjil genap itu akan dimulai pada 7 Agustus hingga 8 September. Sementara untuk penerapannya bakal mulai dilakukan pada 9 September.

Selain menambah jumlah wilayah dan waktu pemberlakuan, perluasan ganjil genap juga kini memberi pengecualian untuk kendaraan murni listrik.

Selain mobil listrik beberapa kendaraan lain juga dibebaskan dari sistem ganjil genap, antaranya ambulan, pemadam kebakaran, angkutan umum (plat kuning), kendaraan dinas TNI dan Polri, hingga kendaraan pejabat tinggi negara.

Sementara itu Presiden Joko Widodo mengaku sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang percepatan pengembangan kendaraan bermotor listrik. Regulasi itu yang bakal berperan sebagai payung hukum buat pengembangan kendaraan murni listrik di dalam negeri.

Hingga saat ini di Indonesia memang belum ada produsen yang menjajakan mobil dengan penggerak murni listrik terkecuali Tesla yang dipasarkan melalui importir umum Prestige Image.

Produsen lain pun masih bergelut dengan kendaraan mesin konvensional. Beberapa di antaranya namun sudah mulai memasarkan kendaraan ramah lingkungan berjenis hybrid seperti Toyota dan Mitsubishi.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)