Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan di era digital, regulasi ketahanan dan keamanan siber menjadi hal yang krusial untuk menjamin keamanan dan kedaulatan ruang siber Indonesia.
"Jadi RUU ini sudah masuk prolegnas dan kita akan selesaikan di akhir September. Naskah akademik, penyusunan materi dan muatan teknis sudah memperoleh masukan dari berbagai stakeholder termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSNN)," kata Bambang dalam diskusi publik RUU KKS di Jakarta Pusat, Senin (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Tangkal Pembajakan Pesan di WhatsApp |
"Sekarang tinggal kita menunggu penyelesaiannya, pembahasan di dewan dalam hal ini di baleg. RUU ini sedang berjalan di DPR," katanya.
Bambang mengingatkan KKS sangat penting karena teknologi telah menjadi baguan hidup dari manusia. Di satu sisi teknologi membawa keuntungan, di sisi lain teknologi juga membawa keburukan.
"Bayangkan serangan itu, serangan siber terjadi secara mendadak dan mematikan listrik, air, dan segala sistem komunikasi kita. Tentu dampaknya akan luar biasa, akan buat kepanikan, seluruh masyarakat akan ke luar ke jalan-jalan dan timbulkan keresahan sosial," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)