Thomas menerangkan fenomena tahunan ini bisa diamati mulai Senin (12/8) pukul 22.00 WIB hingga Rabu (14/8) memasuki Subuh.
"Seluruh dunia bisa melihatnya, kecuali sebagian bumi belahan selatan. Seluruh Indonesia bisa melihatnya mulai pk 22.00 sampai shubuh," terang Thomas kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendapat pengamatan terbaik, Thomas menyarankan memilih daerah yang jauh dari polusi cahaya.
"Hujan meteor perseid ini bisa diamati tanpa menggunakan teleskop, sebaiknya cari tempat yang minim polusi cahaya dan jauh dari gedung atau pepohonan," tandasnya.
Hujan meteor perseid merupakan hujan meteor tahunan yang memiliki intensitas tinggi, antara 50-100 meteor per jam. Hujan ini bisa diamati dengan mudah karena meteornya berwarna cerah.
Fenomena ini kerap dikaitkan dengan komet Swift-Tuttle. Dinamakan Perseid karena karena titik radian hujan meteor ini seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus.
[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)