Hasil penjualan 9.600 lembar saham itu akan digunakan untuk mendanai proyek luar angkasa Blue Origin. Bezos memasok Rp14,2 triliun (US$1 miliar) untuk perusahaan tersebut.
Dana ini diberikan pada 24 lembaga. Sebanyak 15 lembaga menerima US$5 juta dan sisanya US$2,5 juta. Tidak seperti biasanya, kali ini Bezos memperbolehkan badan amal tersebut untuk mempergunakan uang tersebut tanpa persyaratan yang ketat, seperti dilaporkan Business Insider.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek Families ditujukan untuk membantu keluarga tanpa tempat tinggal. Sementara program Academies ditujukan untuk membuka prasekolah di komunitas yang tidak terabaikan.
Tapi, Bezos mengambil langkah sebaliknya. Orang terkaya di dunia ini tidak memberi rincian bagaimana uang itu akan digunakan dan meminta laporan satu kali per tahun, lapor Recode.
Sebelumnya, Bezos dikenal tidak terlalu peduli untuk memberikan sumbangan. Pada 2017, The New York Times melaporkan kalau Bezos hanya menyumbang 1 persen dari kekayaannya untuk lembaga sosial.
Para petinggi teknologi termasuk Elon Musk (CEO SpaceX dan Tesla) , Mark Zuckerberg (CEO Facebook), Sheryl Sandberg (COO Facebook), Larry Ellison (Co-founder, CTO Oracle), and Reed Hastings (CEO Netflix) telah menandatangani perjanjian ini.
Mantan istri Bezos, MacKenzie Bezos yang saat ini dipertimbangkan sebagai wanita terkaya ketiga du dunia, telah menandatangani plakat ini pada Mei 2019. (eks/eks)