Seperti diketahui India bakal memberlakukan standar emisi BS-VI (referensi Euro 6) pada 1 April 2020. Tidak disebut apakah pengetatan standar emisi itu mendasari penyetopan, namun diketahui mesin diesel 1.300 cc dan 1.500 cc pada Ertiga saat ini menggunakan standar BS-IV (referensi Euro 4).
Mesin diesel 1.300 cc yang digunakan Ertiga diproduksi oleh Fiat, mesin itu juga pernah dipakai Chevrolet Spin. Ertiga Diesel 1.300 cc sempat dijual di Indonesia, namun dipahami sudah dihentikan sejak kehadiran generasi kedua Ertiga pada April 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beda dari Ertiga bermesin bensin yang diproduksi di dalam negeri, Suzuki Indonesia mengimpor Ertiga Diesel 1.300 cc dari India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin diesel 1.300 cc saat ini semakin dikurangi pemanfaatannya sebab Maruti Suzuki dikatakan mulai mengalihkannya ke mesin diesel 1.500 buatan sendiri. Selain pada Ertiga, mesin diesel 1.500 cc juga digunakan pada sedan Ciaz.
Seolah menambal kehilangan Ertiga Diesel, Maruti Suzuki diketahui bakal menambah varian Ertiga bernama XL6 sebagai produk termahal. Beda dari Ertiga yang muat tujuh penumpang, XL6 cuma mampu menampung enam penumpang di mana dua orang penumpang di baris tengah duduk di captain seat. (ryh/fea)