Jika pemerintah menyetujui proposal Gojek, maka Ia tak segan untuk memimpin aksi protes. Ia juga mengatakan kehadiran ojek online mampu mempengaruhi para supir taksi dan bus yang sudah ada.
"Saya akan memimpin sendiri protes, kita akan pergi ke Putrajaya, dan jika mungkin, kita akan melakukannya di depan rumah Syed Saddiq (Menteri Pemuda) dan rumah Loke (Menteri Transportasi)," katanya, Rabu (21/8), seperti dikutip Free Malaysia Today.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menganggap menjadi mitra Gojek tidak membawa masa depan bagi anak muda Malaysia.
Shamsubahrin menambahkan pemerintah tidak seharusnya mendorong anak muda menjadikan transportsi online sebagai sebuah pekerjaan.
Sebelumnya, Kementerian transportasi Malaysia sempat didesak oleh para pengemudi taksi untuk memastikan layanan transportasi online juga menaati peraturan yang sama dengan taksi, dilansir dari The Star. Sebab, mereka menganggap kehadiran aplikasi transportasi online telah menodai bisnis mereka. Saat itu, baru Grab yang beroperasi di negara tersebut. (ndn/eks)