Sebelumnya, berdasarkan riset Canalys, Oppo berhasil menyalip posisi Samsung ke peringkat pertama bisnis ponsel pintar di Indonesia.
IT Mobile & Vice President Samsung Electronics Indonesia, Bernard Ang, mengatakan pangsa pasar Samsung mencapai 50 persen hingga Juni 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melihat dari survei GfK. GfK melihat jumlah pembelian yang di toko. GfK itu lembaga independen. Tapi yang lebih penting bagaimana kita memenuhi kebutuhan konsumen," kata Denny.
Akan tetapi, Denny menolak membeberkan jumlah unit yang terjual dalam pada kuartal kedua 2019. Denny mengatakan perbedaan angka pangsa pasar disebabkan oleh perbedaan metodologi penghitungan setiap lembaga riset.
"Market share itu kita ambil data dari GfK Mereka mencatat pembelian yang terjadi. Pembelian yang dilakukan konsumen," kata Jenny.
Berdasarkan data Canalys, Oppo memiliki pangsa pasar 26 persen dengan pertumbuhan 54 persen dari periode yang sama setahun silam.
Samsung untuk pertama kalinya merosot satu peringkat ke nomor dua dengan pangsa pasar 24 persen dan pertumbuhan 10 persen dari tahun lalu.
[Gambas:Video CNN] (eks/eks)