Anak perusahaan Alphabet ini tidak menjelaskan alasan di balik keputusan menghapus fitur pesan langsung. YouTube Message rencananya akan ditutup secara resmi mulai 18 September mendatang.
Ketimbang mengungkap alasan menghapus fitur tersebut, YouTube justru mengatakan saat ini perusahaan tengah fokus pada fitur percakapan publik lewat pembaruan komentar, unggahan, dan stories.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mendefinisikan Pasal Susila UU ITE |
Sebagai gantinya, Google akan menyarankan pengguna untuk memakai aplikasi lain. Caranya dengan membagikan tautan video YouTube dengan meng-klik tombol 'share' dan memilih sendiri jejaring sosial yang diinginkan.
Saat Youtube Message diluncurkan, Google juga memiliki aplikasi pesan lainnya seperti Allo, Duo, Hangouts, Meet, Google Voice, dan Android Messages.
"Saya tidak diperbolehkan menggunakan media sosial dan saya menggunakan fitur pesan di Youtube untuk berkomunikasi dengan teman-teman. Ini sangat tidak adil," tulis seorang anak pengguna YouTube Message pada kolom komentar seperti dilansir Techcrunch.
Respons ini memperlihatkan jika YouTube juga banyak diakses oleh anak di bawah umur, padahal ada banyak video yang tidak layak untuk ditonton oleh mereka.
Mengutip The Verge, YouTube juga sempat ditekan untuk mendepak fitur komentar pada video yang menampilkan anak di bawah umur. Sebelumnya ditemukan pedofil berkomunikasi dengan anak-anak melalui komentar di video YouTube.
[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)