Asteroid tersebut akan melaju melewati Bumi dengan kecepatan 23.100 km per jam pada 14 September mendatang.
Asteroid 2000 QW7 diperkirakan berdiamater 290 meter hingga 650 meter. NASA mengatakan objek dekat Bumi tersebut (near-Earth objects) akan berada pada jarak 3,3 juta mil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASA memastikan asteroid ini tidak akan menabrak Bumi. Akan tetapi, kepala NASA Jim Bridenstine sempat memperingatkan bahwa ada kemungkinan asteroid mematikan dalam waktu yang relatif dekat.
"Ini bukan tentang Hollywood, ini bukan tentang film,Ini pada akhirnya tentang melindungi satu-satunya planet yang kita tahu, saat ini, untuk menampung kehidupan," ujar Bridenstine seperti mengutip Daily Star.
Para ilmuwan percaya asteroid sekitar 30 kali ukuran Asteroid 2000 QW7 bertanggung jawab untuk memusnahkan dinosaurus.
Memang sulit untuk memprediksi apakah atau kapan asteroid akan menabrak Bumi. Akan tetapi, pada tahun 2029 para astronom akan mendapatkan kesempatan untuk mempelajari batu ruang angkasa yang hanya berjarak 31 ribu km dari Bumi.
CEO SpaceX Elon Musk baru-baru ini menggemakan peringatan NASA tentang risiko yang ditimbulkan oleh objek Apophis.
"Tidak akan khawatir tentang yang satu ini (Apophis). Tapi batu besar akan menghantam Bumi pada akhirnya dan saat ini kami tidak memiliki pertahanan," kata Musk.
Apophis akan melewati Bumi lagi pada 2068. Astronom telah memperingatkan bahwa pada 2068, Apophis memiliki risiko tabrakan paling besar dengan Bumi.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)