Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) mengatakan paramater yang telah ditempuh Chandrayaan 2 mengindikasikan sebagai manuver normal sebelum menyentuh permukaan Bulan.
"Semua parameter pesawat ruang angkasa terpantau normal," tulis ISRO dalam pernyataan resmi seperti dilansir Space.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan manuver ini akan menghilangkan modul pendaratan yang terdapat di bagian paling atas orbiter. Pemisahan ini akan menjadi batu loncatan untuk pencapaian dunia antariksa India.
"Proses ini sama dengan bagaimana satelit berpisah dari peluncurannya," jelas Sivan.
Chandrayaan 2 atau Moon Chariot 2 meluncur dari pelabuhan antariksa India di Sriharikota, Andhra Pradesh pada 22 Juli.
Pesawat ruang angkasa yang digunakan dalam misi tersebut terdiri dari pengorbit, pendarat dan penjelajah yang hampir seluruhnya dirancang dan dibuat di India. Pengorbit memiliki umur misi satu tahun dan akan mengambil gambar permukaan bulan.
[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)