Indonesia Electric Motor Show

Toyota Indonesia Produksi Mobil Hybrid Mulai 2022

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 16:03 WIB
Toyota Indonesia Produksi Mobil Hybrid Mulai 2022 Stan Toyota Indonesia di acara Indonesia Electric Motor Show 2019 di gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9). (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota Indonesia menegaskan siap memproduksi kendaraan hybrid mulai 2020. Model kendaraan yang disiapkan yaitu jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV).

Selama ini mobil-mobil hybrid yang dipasarkan di Indonesia masih didatangkan dari Thailand, seperti model Camry hybrid dan C-HR hybrid.

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menegaskan produksi mobil hybrid bakal dilakukan di fasilitas produksi yang sudah ada.


TMMIN saat ini punya pabrik produksi di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas 250 ribu per tahun, namun tingkat utilitas baru 150 ribu unit. Sementara dua pabrik lain di Sunter, Jakarta.

"Kami produksi mobil hybrid pada 2022," kata Warih di sela-sela acara Indonesia Electric Motor Show 2019 di gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9).

Di Indonesia, TMMIN mendapat izin memproduksi Yaris, Vios, Sienta, Innova, dan Fortuner yang sebagian diekspor ke sejumlah negara. Warih belum mau berbicara lebih jauh soal rencana itu termasuk investasi yang disiapkan demi memproduksi mobil hibrida.

Kendati demikian kabar Toyota Indonesia akan meningkatkan kemampuan memproduksi kendaraan ramah lingkungan sudah terendus dalam beberapa waktu terakhir setelah dana Rp28,3 triliun yang disiapkan Toyota Grup untuk memproduksi kendaraan hibrida dan listrik di Indonesia.

Investasi yang disiapkan untuk mengikuti tren perubahan mengarah pada kendaraan irit bahan bakar dan ramah lingkungan.

Pernyataan Warih sendiri sejalan dengan rencana Toyota India yang ingin menghapus Kijang Innova diesel dan menggantinya dengan varian hybrid. Mengutip Livemint, diharapkan Innova Hybrid meluncur di India pada 2021 atau 2022.

"Cukuplah infonya sampai di situ ya," ucap Warih mengelak pertanyaan wartawan.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)