Pemilik perusahaan Lisa Subhandi mengatakan untuk pengemudi atau mitra, perusahaan menyiapkan skema bagi hasil 20 persen buat aplikator dan 80 persen jatah pengemudi.
Selain bagi hasil, pengemudi juga bakal dicekoki bonus per pekan dan per bulan jika target tercapai, serta sistem tabungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lisa menambahkan pengemudi ojek online Gaspol juga akan mendapat bonus lain, yaitu biaya perawatan kendaraan berupa servis dan ganti oli dengan syarat target bulanan perjalanan terpenuhi.
Bagi pengguna yang ingin mendapat diskon, perusahaan juga menyiapkan skema potongan hingga 30 persen. Namun diskon itu berlaku jika konsumen menggunakan alat pembayaran elektronik milik perusahaan bernama Poll Pay.
Gaspol beroperasi di Jabodetabek, Lampung, Pontianak, Bali, hingga Palembang. Lisa pun optimistis melalui skemanya itu perusahaan dapat menggaet pelanggan dan mitra Gojek serta Grab.
Perusahaan yang berkantor di Depok, Jawa Barat ini yakin dapat bersaing dan dikenal pada industri transportasi online Indonesia lewat strategi uniknya melalui divisi ojek online yang dibekali kostum jaket merah dan pelindung kepala 'bersayap' menyerupai helm Gundala ini.
"Jadi saat ini Gaspol sudah ramai. Semua lakukan gerakan perubahan dari hijau (Gojek dan Grab) ke merah (Gaspol)," tutup Lisa. (ryh/mik)