CEO Huawei Richard Yu dalam presentasi di IFA Berlin lalu mengatakan, pihaknya perlu memberi waktu bagi pengembang untuk menyesuaikan aplikasi dengan ukuran layar baru serta teknologi 5G. Alasan tersebut membuat peluncuran Mate X yang sempat tertunda tersebut butuh waktu yang lebih lama sebelum siap dipasarkan.
"Pembuatan ponsel ini tidak hanya sangat mahal tetapi memiliki beberapa tantangan untuk volume dan produksi massal," kata Richard pada Jumat (6/9), dikutip dari CNET.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Richard mengungkap tetap merilis ponsel dengan kedua prosesor. Hanya saja Mate X dengan Kirin 980 direncanakan keluar lebih awal pada Oktober.
Huawei merupakan salah satu vendor ponsel yang pertama dalam mengembangkan inovasi ponsel lipat. Richard mengatakan, keunggulan perusahaannya diawali dengan investasi R&D yang besar.
Kabar perilisan ponsel lipat ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh sang kompetitor. Samsung Galaxy Fold telah dipasarkan sejak Jumat lalu di negara asalnya, Korea Selatan. Dikutip dari 9to5Google, Galaxy Fold tersebut habis te (ndn/age)