Untuk diingat baterai menyimpan sumber energi untuk menyalakan mesin kendaraan. Peran baterai sangat penting menyuplai energi listrik pada bagian mobil seperti lampu.
Namun terkadang karena berbagai alasan, pemilik mobil sering mengabaikan perawatan penyimpan energi listrik ini. Tidak heran jika usia baterai lebih singkat, imbas tidak mengerti cara menggunakan kendaraan dan tidak tepat melakukan perawatan secara rutin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Memanasi mobil secara rutin agar untuk menjaga daya baterai
Jangan biarkan aki mobil kering (tidak terdapat daya listrik). Jika memanaskan mesin mobil secara teratur meskipun tidak menggunakannya adalah baik untuk menjaga agar aki tetap terisi. Selain untuk memanaskan mesin kendaraan, hal ini bertujuan untuk mengisi kembali tenaga pada aki sehingga aki mobil tidak drop pada saat akan digunakan kembali.
Periksa kondisi terminal aki secara berkala dari karat dan kerak putih. Kerak putih pada terminal aki dapat memperpendek umur aki. Cara membersihkannya mudah, yakni gunakan sikat kawat untuk membersihkan karat. Lalu, oleskan oli gemuk (grease) pada terminal aki untuk mencegah karat. Adapun untuk membersihkan kerak putih gunakan air panas.
Siram ke terminal aki yang ada kerak putih hingga kerak putih tersebut rontok. Gunakan sikat kawat bila diperlukan, kemudian lap dengan kain untuk mengeringkan permukaan yang basah. Jika kamu tidak sempat membersihkan sendiri, pastikan montir di bengkel kepercayaan kamu memeriksa dan membersihkan terminal aki secara teratur.
4. Servis secara rutin
Cara alternatif untuk merawat aki adalah dengan sering melakukan servis secara rutin. Pada saat servis, baterai mobil akan diperiksa dari mulai jumlah elektrolit, kondisi terminal, dan sebagainya dilansir dari Daihatsu Indonesia. (ryh/mik)