Kia Ajukan Uji Tipe Mobil Baru, Siap Beroperasi di November

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 20/09/2019 11:29 WIB
Kia Ajukan Uji Tipe Mobil Baru, Siap Beroperasi di November Dealer Kia di gedung Indomobil jalan MT Haryono, Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kreta Indo Artha sebagai agen pemegang merek (APM) Kia di Indonesia sedang menyiapkan untuk segera memulai bisnis otomotif.

Kreta Indo Artha merupakan perusahaan patungan Indomobil Sukses Internasional dan Sarimitra Kusuma Ekajaya (SKE). Indomobil menguasai 60 persen saham Kreta Indo Artha, dan 40 persen milik SKE.

CEO Garuda Mataram Motors Andrew Nasuri yang disebut terlibat dalam pembentukan perusahaan baru mengatakan Kia sedang sibuk mempersiapkan perizinan termasuk uji tipe mobil baru yang melibatkan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.


Selama ini Kia memasarkan Picanto, Rio, Sportage, Grand Sedona. Menurutnya target awal mulai beroperasi pada Oktober, harus molor di November 2019.

"Rencana (selesai dan jualan) begitu (bulan depan), tapi masih menunggu uji tipe dan lainnya, lebih tepatnya November," kata Andrew saat dihubungi, Kamis (19/9).

Indomobil sebelumnya pernah mengatakan bakal mengumumkan manajemen baru Kia pada bulan ini atau September 2019.

Namun dari penjelasan Andrew, pembentukan direksi baru Kreta Indo Artha belum rampung. Semua masih tahap penyempurnaan di level petinggi perusahaan.

Ia mengungkapkan paling cepat pengumuman untuk manajemen baru Kia pada Oktober. Tidak ada info lain yang diberikan Andrew, termasuk soal mobil baru Kia yang akan meluncur.

"Kami masih finalisasi top management ya," ucap Andrew.

Kreta Indo Artha adalah perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri yang dibentuk pada 17 Mei 2019, menggantikan Kia Mobil Indonesia (KMI) yang selama ini menjadi importir mobil-mobil Kia. KMI berdiri pada 16 Desember 1999.

Direktur Indomobil Sukses Internasional Bambang Subijanto mengatakan menjelaskan ketertarikan Indomobil meneruskan bisnis Kia lantaran merek asal Korea Selatan itu sudah dikenal di Indonesia sekitar 20 tahun.

"Ini mobil Korea sesuatu yang potensial di Indonesia. Kami lihat Kia sendiri sudah punya nama. Jadi pas ditawarin, tertarik, dan dipertimbangkan untuk buat organisasi khusus Kia," tutur Bambang. (ryh/mik)