CNNIndonesia.com mendapat kesempatan menjajal teknologi 5G di Negeri Ginseng dengan kecepatan hingga 10 kali lipat dari 4G. Pengguna dijanjikan merasakan pengalaman akses internet mulus untuk mendukung produktivtias dan hiburan.
Sotetsu Hotels The Splaisir Seoul Myeong-Dong menjadi lokasi pertama merasakan sensasi akses internet 5G. Hasil tes kecepatan internet menggunakan aplikasi Ookla Speedtest mencatat kecepatan unduh mencapai 523 Mbps dan unggah 58,5 Mbps.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal di Chunceon terdapat tempat wisata legendaris Pulau Nami yang menjadi lokasi syuting drama 'Winter Sonata'. Lagi-lagi di lokasi yang berada jauh dari Seoul ini, CNNIndonesia.com tak menemui ketersediaan 5G.
Masih penasaran dengan kecepatan akses 5G, CNNIndonesia.com kembali ke jantung kota Seoul. Kali ini objek terkenal Seoul Tower menjadi lokasi uji coba akses internet 5G.
Menggunakan ponsel Galaxy Note 10, indikator menunjukkan ketersediaan jaringan 5G. Akan tetapi, hasil pengetesan kecepatan 5G menggunakan operator KT hanya berada di kisaran 187 Mbps untuk unduh dan 69,7 Mbps untuk unggah.
Perbandingan kecepatan internet 5G di Seoul. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick) |
Dengan kata lain, jaringan 4G justru bisa mengalahkan 5G apabila kecepatan unduhan berada di kisaran 1 Mbps dan unggahan di kisaran 0,44 Mbps.
Lihat juga:BRTI Sebut eSIM Ubah Model Bisnis Telko |
Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengatakan letak BTS (base transceiver station) harus strategis agar banyak orang bisa mengakses jaringan 5G.
"Frekuensi untuk 5G sendiri memang lebih tinggi dibandingkan teknologi sebelumnya, di atas 3,6GHz, kalau 4G seperti di Indonesia di 1800MHz. Semakin tinggi frekuensi, semakin kecil jangkauannya, dan lebih sulit untuk menembus halangan," ujarnya di Seoul, Korea Selatan.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)
