TNI AU Sebut Borong Pikap Esemka Bima

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 04:49 WIB
TNI AU Sebut Borong Pikap Esemka Bima Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia -- TNI Angkatan Udara (AU) mengklaim memborong pikap produksi Solo Manufaktur Kreasi (SMK), yaitu Bima. TNI membeli sebanyak 35 unit Esemka Bima.

Pembelian unit Esemka Bima ini diumumkan melalui akun Twitter resmi TNI AU yang dikutip hari ini Selasa (24/9).

Dalam cuitannya, TNI AU melalui Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) disebut akan membeli Bima. Lalu pikap tersebut bakal dihibahkan untuk operasional TNI AU.




"Sebanyak 35 unit mobil #Esemka Bima akan dibeli Inkopau dan dihibahkan kepada #TNIAU untuk mobilitas Skadron Udara dan Skadron Teknik di sisi udara (air side) hanggar, apron, taxyway, atau runway," tulis akun tersebut.

Pada unggahan itu juga disertai wujud Bima warna kuning dengan bagian bak samping tertera tulisan Skadron Udara 4, sementara bagian atapnya ada lampu sirine.

"Mari kita dukung industri dalam negeri sehingga bisa terus berinovasi," ungkap TNI AU dalam cuitannya.

Esemka Bima pertama kali muncul ke publik pada awal bulan ini berbarengan dengan peresmian pabriknya di daerah Boyolali, Jawa Tengah. Saat itu hadir pula Presiden Joko Widodo.

Bima memiliki dimensi panjang 4.560 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.890 mm. Sementara baknya punya panjang 2.750 mm, lebar 1.600 mm, dan tingginya 460 mm. Data jantung pacu Bima punya mesin 1.243 cc DOHC dengan daya maksimum 96,5 tenaga kuda dan torsi 119 nm.

Pikap tersebut masih mengundang tanda tanya karena desain dan spesifikasinya menyerupai produk China, yaitu Changan Star Truck.

Aksi demo melibatkan mahasiswa yang berlangsung selama dua hari terakhir diharapkan tidak meluas dan berlangsung lama sehingga mempengaruhi penjualan otomotif di Indonesia. (ryh/mik)