Kolaborasi Mitsubishi dan Gojek di Bidang Purnajual

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 26/09/2019 13:08 WIB
Kolaborasi Mitsubishi dan Gojek di Bidang Purnajual Mitsubishi Outlander PHEV di pameran otomotif GIIAS 2019. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kerja sama Mitsubishi Indonesia dan Gojek akan memanfaatkan platform Go Auto untuk purnajual mobil-mobil Mitsubishi. Dengan layanan ini memungkinkan pemilik mobil bisa menikmati layanan dealer Mitsubishi dengan cara memesan melalui aplikasi Gojek.

Head of After Sales Marketing & Development Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Ronald Reagan mengatakan konsumen Mitsubishi juga dapat melakukan booking service melalui fitur tersebut.

"Jadi pas kami meeting ketemu di Go Auto ada yang namanya function service," kata Ronald di Jakarta Timur, Rabu (25/9).


Selain booking service, ia mengatakan pengguna aplikasi Gojek juga dapat melakukan sesi tanya jawab seputar produk dan layanan Mitsubishi.

Menurut Ronald pada tahap awal ini booking service baru bisa dilakukan di dealer Mitsubishi wilayah Jakarta Selatan. Daerah ini dipilih untuk memudahkan pihak dealer berkonsultasi dengan Gojek jika suatu saat terjadi masalah.

"Karena trial, ini rekomendasi jika ada technical problem. Jadi mudah untuk koordinasi antara dealer dan kantor Gojek di Jakarta Selatan," ucap Ronald yang menjelaskan bahwa MMKSI sudah punya rencana jangka panjang di Indonesia dengan memanfaatkan aplikasi tersebut.

Pada Desember 2019, atau tahap selanjutnya seluruh dealer Mitsubishi di Jabodetabek akan terdaftar pada layanan tersebut. Empat bulan kemudian seluruh dealer Mitsubishi di Indonesia dipastikan sudah terintegrasi pada layanan ini.

"Nah untuk fase dua nanti tidak menutup kemungkinan ada home service, salon, atau pergantian ban," kata Ronald.

Mitsubishi Corporation dan Mitsubishi Motors Corporation (MMC) telah mengumumkan investasi mereka pada platform multi-layanan, Gojek pada Juli 2019. Pendanaan seri F Gojek mencapai US$1 miliar.

Mitsubishi disebut menyuntikkan dana yang dipimpin oleh Google, JD.com, dan Tencent Holdings Ltd. Sebelumnya, Astra Internasional juga dikabarkan telah mengucurkan US$100 juta pada Gojek akhir bulan Maret lalu.

"Kerja sama dengan Gojek ini memberikan peluang baru bagi masa depan bisnis otomotif kami. Sebagai langkah pertama kerja sama ini, kami akan berkolaborasi untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam pasar layanan konsumen dan mobilitas Asia Tenggara yang terus berkembang," ucap Chairman of the Board MMC Osamu Masuko saat itu. (ryh/mik)