Dwi mengatakan Twitter sebagai platform media sosial memungkinkan semua orang menjadi influencer. Satu akun Twitter bisa dengan mudah memengaruhi dan memberi dampak pada akun-akun lain yang berada dalam satu jaringan atau komunitas.
Aksi pergerakan mahasiswa dan pelajar di Jakarta juga diiringi dengan tagar-tagar aksi seperti #GejayanMemanggil, #AyoSemuaBergerak, hingga #STMmelawan masuk ke trending topik di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:7 Masalah RUU KKS yang Akan Disahkan DPR |
Lebih lanjut Dwi menjelaskan Twitter menjadi tempat bagi orang-orang untuk mencari isu kekinian. Apa pun yang terjadi di Twitter, bagi Dwi adalah merefleksikan pernyataan publik.
"Twitter adalah platform yang tercepat menjawab pertanyaan apa yang sedang terjadi saat ini," katanya.
Lantas ia mencuitkan informasi pohon tumbang tersebut di Twitter. Kemudian Dinas Pertamanan dan Pemakanan mengambil cuitannya lewat akun @PosPohonTumbang.
"Informasi menyebar dan banyak sekali media ambil ceritanya dan bahkan buat orang yang ada sekitar tempat pohon tumbang. Kejadian pohon tumbang itu terselesaikan," ucapnya. (jnp/evn)