Hal itu Musk sampaikan melalui sebuah presentasi di tempat pengujian pesawat ruang angkasa SpaceX dekat Boca Chica, Texas tepatnya di utara perbatasan Amerika-Meksiko.
"Ini akan terdengar sangat gila, tapi saya pikir kami ingin mencoba mencapai orbit dalam waktu kurang dari enam bulan. Asalkan tingkat peningkatan desain dan manufaktur terus berhubungan," kata dia dikutip The Verge.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musk mengatakan roket Super Heavy dapat menampun banyak muatan hingga 37 mesin Raptor. Kendati demikian, jumlah mesin dapat bervariasi tergantung pada misinya.
Musk sempat memamerkan foto pertama roket Starship pada Januari lalu. Roket raksasa ini rencananya akan dipakai untuk misi mengirim dua orang manusia ke Bulan dan Mars.
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, pada November lalu, Musk mengganti nama Big Falcon Rocket (BFR) menjadi Starship. Kedepannya, Musk menargetkan roket raksasanya ini mampu menampung 100 penumpang dalam sekali angkut.
Selain mengandalkan Starship, SpaceX mengandalkan roket Falcon 9 dan Falcon Heavy untuk misi ke luar angkasa.
[Gambas:Video CNN] (din/age)