Suzuki Bicara Kemungkinan Hidupkan Katana 4X2

Febri Ardani, CNN Indonesia | Selasa, 01/10/2019 08:45 WIB
Suzuki Bicara Kemungkinan Hidupkan Katana 4X2 Foto: REUTERS/Issei Kato
Jakarta, CNN Indonesia -- Suzuki lagi keranjingan mengolah ramuan nostalgia di Indonesia. Setelah menghidupkan model-model lawas yang sudah pernah mati seperti Karimun Wagon R, Baleno, SX4 S-Cross, dan Jimny, Suzuki kemungkinan bakal membangkitkan kembali Katana.

Katana pernah diproduksi dan dijual di Indonesia mulai 1982 hingga 2006. Katana merupakan versi Jimny yang lebih murah sebab menggunakan sistem gerak 4X2.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan generasi keempat Jimny 4X4 yang saat ini dijual sangat terbatas di Indonesia kemungkinan bakal diproduksi lokal.


Direktur Pemasaran SIS Donny Saputra menyebut strategi itu, yang bikin Indonesia menjadi produsen kedua Jimny setelah Jepang, hanya tinggal menunggu 'ketok palu' dari prinsipal.

Donny mengungkap, selain berencana memproduksi Jimny 4X4, pihaknya juga sudah memikirkan melahirkan Jimny 4X2 yang kemungkinan bakal diberi nama sama seperti sebelumnya, yaitu Katana.

"Kalau kita lihat Jimny itu 4X4. Kalau di Indonesia, karena ada faktor pajak dan lain sebagainya, kami memperkenalkan Katana 4X2. Apakah nanti kami pertimbangkan 4X2? Ya, sudah ada pertimbangan itu dengan asumsi-asumsi cukai karbon sudah diundangkan," ucap Donny di Tangerang, Senin (30/9).

Cukai karbon yang dimaksud Donny merujuk pada skema baru Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang lagi direncanakan pemerintah. Pada skema baru itu pengenaan PPnBM lebih fokus pada emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan bukan lagi berdasarkan jenis kendaraan, sistem gerak, dan kapasitas mesin seperti yang berlaku sekarang.

Pada skema baru itu ada kemungkinan kendaraan 4X4 tidak lagi kena PPnBM 30 persen seperti dibebankan pada Jimny 4X4 dengan mesin 1.500 cc saat ini. Itu berarti Jimny 4X4 diprediksi bisa dijual lebih murah dan semakin banyak orang yang bisa membelinya, peluang ini yang mendorong Suzuki mau memproduksinya di Indonesia kemudian dilanjutkan dengan Katana 4X2.

"Kalau cukai carbon sudah diundangkan, enggak masalah. Sebenarnya kalau kami produksi yang 4x4 juga tidak masalah, enggak berpengaruh, harganya sama saja," ucap Donny. (fea/mik)


BACA JUGA