Peresmian sekaligus Mitsubishi menghibahkan satu unit mobil listrik murni i-Miev dan perangkat pengisian daya cepat tipe chademo yang dipasangkan di kantor PLN Tambolaka, Sumba.
PLTS memanfaatkan sinar matahari di wilayah tersebut. Studi ini untuk mengetahui sejauh mana sistem PLTS dapat mengakomodir kebutuhan daya mobil listrik tanpa bahan bakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peresmian pengisian mobil listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Sumba Barat Daya hari ini, Kamis (3/10). (Foto: CNN Indonesia/ Rayhand Purnama) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Umum BPPT Dadang Nurjaman EMS menjelaskan sistem ini menjaga tegangan arus listrik lebih stabil.
"Kendaraan ini dicharge dengan suplai listrik dari PLTS yang menggunakan EMS. Jadi lebih stabil, karena kan ini menggunakan matahari," ujar Dadang.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura menuturkan tujuan studi ini untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan tenaga surya sebagai sumber daya mobil listrik ketika dioperasikan pada musim panas dan hujan.
"Karena solar panel musim panas oke, nah pas musim hujan bagaimana. Apa bisa dalam dua kondisi tersebut," imbuh Nakamura.
"Jadi kalau udah sukses bisa me-challenge untuk kerja sama dengan pihak lain," tutup Nakamura. (ryh/mik)
Peresmian pengisian mobil listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Sumba Barat Daya hari ini, Kamis (3/10). (Foto: CNN Indonesia/ Rayhand Purnama)