Hal itu disampaikan VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek Rosel Lavina di sela-sela Jakarta Culinary Feastival (JCF) 2019. Dia menuturkan makanan dengan bahan dasar ayam, varian burger dengan bumbu lokal hingga minuman brown sugar paling banyak dipesan selama Agustus lalu.
Selain itu, ada pula minuman gandum, regal drinks dan boba juga menjadi menu paling banyak dipesan di GoFood.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GoFood mencatat kenaikan pertumbuhan penjual makanan mencapai 2,42 kali lipat, sementara konsumen tumbuh 2,63 kali lipat.
Dalam acara itu, GoFood Festival menggelar cashback GoPay 30 persen dengan pedagang makanan yang menjadi mitra JCF 2019.
Rosel menegaskan pihaknya ingin menemani pertumbuhan mitra agar meningkatkan kualitas produk dan menjangkau pasar lebih lebih luas. Hal itu juga, sambungnya, merupakan upaya Gojek untuk mendorong kontribusi UMKM pada perekonomian Indonesia.
Tumbuh dengan GoFood
Sementara itu, pemilik Tahu Kriuk Yes Yaseya Surya mengatakan pihaknya tumbuh bersama GoFood. "Kami tidak pernah membayangkan sebelumnya bisa tumbuh seperti sekarang bersama GoFood, bahkan 40 persen dari transaksi kami sumbernya dari layanan pesan-antar makanan," katanya.
Selain itu, dia menambahkan, teknologi GoBiz juga memudahkan dirinya mengatur arus keuangan, operasi restoran hingga mengatur promo secara mandiri. Yaseya memaparkan GoFood tak hanya membuat transaksi meningkat, namun juga meningkatkan kualitas produk. (gojek/asa)