Lebih dari 20 jejak kaki yang panjangnya 22,7 cm hingga 82 cmtelah ditemukan di salah satu desa di Kota Lanxi, Provinsi Zhejiang papar Prof Xing Lida dari China University of Geosciences di Beijing, Selasa (8/9) dikutip dari Antara.
Para pakar paleontologi memperkirakan panjang badan fosil tersebut mencapai 3,8 meter hingga 14 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Xing bersama dengan Prof Martin Lockley dari University of Colorado sedang melakukan penelitian lebih lanjut.
Saat ini para paleontolog bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Zhejiang berupaya memberikan perlindungan yang terbaik terhadap jejak kaki yang sangat langka itu.
Penemuan dinosaurus bukanlah hal baru di China. Kota Zigong, Provinsi Sichuan, menjadi salah satu endemik binatang purba berukuran raksasa sejak dulu kala.
Kota kaya garam itu memiliki museum yang khusus menyimpan beraneka ragam fosil spesies dinosaurus. "Cuaca yang stabil menjadikan Zigong sebagai tempat yang cocok dihuni dinosaurus," kata Deputi Direktur Museum Dinosaurus Zigong, Zhang Zhengquan, kepada Antara di Zigong akhir 2017.
"Sampai saat ini penelitian masih terus berlangsung. Masih ada 200 spesies lagi yang masih dilakukan penggalian dan penelitian oleh para arkeolog," ujarnya menambahkan. (age)