"Saya enggak hapal, tapi dari yang sudah ditandatangan sudah Rp21 berapa, hampir Rp22 triliun ya," kata Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/10).
Ia menerangkan sejauh ini Palapa Ring sudah berjalan untuk area barat dan tengah. Palapa Ring wilayah barat telah selesai pada tahun lalu, sementara wilayah tengah rampung awal tahun ini dan area timur selesai pada Agustus lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Indonesia Ditargetkan Merdeka Sinyal di 2020 |
"Tapi dari Palapa (Ring) timur, akhir Agustus kemarin selesai. Sekarang yang sedang uji coba ada dua, Telkom dan Primacom. Ada 16 lagi yang sudah menyampaikan minatnya untuk menggunakan Palapa Ring timur. Kalau barat dan tengah sih lebih banyak," ujarnya.
"Pemerintah menambah 4000 BTS lagi sampai akhir 2020, jadi diharapkan sudah merdeka sinyal. Tapi tentunya kalau di hutan ada desa, tak bisa seluruh hutannya terjangkau," tuturnya.
"Kita harus punya kapasitas besar, karena semua spot ada 90.000 sekolah yang belum terhubung internet. semua rumah sakit, kantor desa. Itu harus terhubung internet kecepatan tinggi, bukan internet lemot," katanya.
[Gambas:Video CNN] (fra/evn)