"Informasi PM10 kita lagi trouble (bermasalah). Server kualitas udara kami di-hack (diretas) , masih dalam penanganan," tutur Siswanto, Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (15/10).
Lebih lanjut, Siswanto menyebut peretasan ini menyebabkan Sistem pengiriman otomatis ke server masih mengalami gangguan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan yang terdapat pada situs laporan kualitas udara BMKG (Screenshot via web BMKG.go.id) |
Namun, BMKG tidak berkomentar ketika ditanya sejak kapan peretasan dilakukan. Jika pengguna mengunjungi situs BMKG, akan muncul tulisan "Informasi Konsentrasi Partikulat (PM10) saat ini dalam proses pemutakhiran sistem".
Dalam situs tertulis jika konsentrasi PM10 berada pada rentang 0-150 mikrogram per meter kubik tergolong kualitas baik. Konsentrat antara 51-150 mikrogram tergolong sedang, 151-350 mikrogram tidak sehat, sementara 351-420 mikrogram per meter kubik termasuk berbahaya. (eks)
Tulisan yang terdapat pada situs laporan kualitas udara BMKG (Screenshot via web BMKG.go.id)