Ia juga mendiskusikan soal regulasi perlindungan data pribadi hingga digitalisasi data.
"Yang didiskusikan tadi yang dibutuhkan Indonesia. Pengembangan startup bisnis juga regulasi regulasi," tuturnya kepada wartawan, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menyampaikan kesiapannya untuk masuk dalam kabinet. Menurutnya, sebagai kader Nasdem ia tak akan menolak penugasan. Namun ia menolak membeberkan soal jumlah menteri dan portfolio dalam kabinet Jokowi.
Lebih lanjut, menurutnya semua anggota kabinet yang menjadi pembantu Presiden pasti bersemangat untuk memastikan kinerja yang baik.
Sejak Senin (21/10), Jokowi memanggil sejumlah tokoh, baik dari kalangan profesional maupun politikus ke Istana Merdeka, Jakarta. Hari ini, Jokowi kembali memanggil sejumlah pihak. Mereka yang sudah datang antara lain mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, politikus NasDem Syahrul Yasin Limpo, politikus Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, politikus PDIP Juliari P Batubara, dan mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
[Gambas:Video CNN] (eks/eks)