Fungsi GPR ini dijelaskan Johnny sebagai fungsi Kemenkominfo sebagai lembaga penerangan publik. Lewat fungsi ini Presiden berharap Kominfo bisa menjadi corong pemerintah agar masyarakat bisa mengetahui setiap kebijakan yang sudah dan direncanakan pemerintah.
"Satu hal lagi yang mungkin jadi perhatian kita adalah disamping platform informatika digital, juga (menjadi lembaga) komunikasi dan penerangan publik," kata Plate di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi masyarakat harus dikasih tahu. Tuhan maha tahu tapi rakyat harus dikasih tahu, Kominfo yang kasih tahu rakyat," katanya usai acara serah terima jabatan di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (23/10).
Selain itu, Jokowi juga berpesan untuk mempercepat proses-proses legislasi di sektor ekonomi digital. Lebih lanjut, Jokowi juga menitipkan Indonesia harus memiliki bank data dengan tolak ukur dari negara-negara lain. Legislasi yang akan menjadi prioritas adalah aturan Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang sudah masuk program legislasi nasional.
Jokowi juga berpesan agar Indonesia harus punya bank data nasional agar bisa bertukar informasi dengan baik. Jokowi juga berpesan agar bank data nasional ini bisa dibuat dengan benchmark di beberapa negara agar Indonesia menjadi bagian dari data global.
Sebelumnya, Johnny Gerard Plate resmi menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2019-2024 dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Johnny resmi menjadi Menkominfo setelah melakukan upacara serah terima jabatan (sertijab) dengan mantan Menkominfo Rudiantara di Gedung Kemenkominfo. (fer/jnp/eks)