Sebab, menurut Garuda saat ini sebagian besar perangkat telekomunikasi yang digunakan dalam negeri merupakan produksi asing.
"Jadi Kemenkominfo harus menginisiasi sebuah keberpihakan agar operator telekomunikasi yang banyak pelanggan yang ratusan juta bisa manfaatkan teknologi buatan bangsa sendiri," kata Garuda kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Garuda mengatakan Indonesia harus mampu membuat aplikasi pesan singkat. Aplikasi ini diharapkan digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia.
Aplikasi anak bangsa di berbagai negara telah berjaya di rumah sendiri. Sebut saja Line di Jepang, Kakao Talk di Korea Selatan, hingga WeChat di China. Garuda juga mengatakan Presiden Jokowi secara khusus sempat menyinggung soal WhatsApp versi Indonesia.
Pada periode sebelumnya, Menkominfo Rudiantara sempat mengenalkan beberapa layanan pesan instan lokal seperti Catfiz Messenger, Pesan Kita, dan layanan media sosial Sebangsa. Namun, hingga saat ini aplikasi lokal ini masih kurang populer dipakai ketimbang pesan instan buatan asing seperti WhatsApp atau media sosial seperti Facebook dan Instagram.
[Gambas:Video CNN] (jnp/eks)