Hal ini diungkap terkait dengan pembatasan media sosial yang dilakukan di Jakarta pada 21 dan 22 Mei 2019 pasca demonstrasi hasil Pemilu. Pemblokiran internet juga dilakukan di Papua setelah kerusuhan terjadi di tempat itu.
"Di situ wujud kehadiran negara. Ketika internet dibuka dan terjadi kerusuhan, negara harus hadir mengatur, bukan menonton kekacauan," tuturnya dalam wawancara dengan CNNINdonesia TV, Jumat (25/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Johnny menyebut bahwa pemblokiran tersebut merupakan pilihan yang harus dihadapi pemerintah untuk menjaga keutuhan negara.
Johnny menambahkan menilai soal pemblokiran mesti dipandang dengan pikiran terbuka dan bijak. Sebab, menurutnya niat pemblokiran tersebut dilandasi oleh niat baik.
[Gambas:Video CNN] (jnp/eks)