Head of PR Asus Indonesia, Muhammad Firman menyebut ponsel gaming itu diharapkan masuk ke Indonesia sebelum tahun 2020.
"Mudah-mudahan [Asus ROG Phone 2 masuk ke Indonesia] sebelum tahun depan. Pokoknya segera," tulis Firman saat dihubungi lewat pesan teks, Minggu (27/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firman menyebut perusahaannya lebih memilih untuk menggunakan lisensi TKDN perangkat keras dan manufaktur ketimbang TKDN software.
Pasalnya, sinkronisasi software dari pengembang lokal ini memakan waktu lama dan usaha yang lebih besar. Menurut Firman, prosesnya bisa berbulan-bulan, di luar proses sertifikasi, perizinan dan hal lainnya.
Sebelumnya, vendor ponsel China, Xiaomi telah merilis ponsel gaming Xiaomi Black Shark 2 Pro ke Indonesia pada Sabtu (26/10) kemarin. Ponsel gaming ini ditenagai prosesor anyar terbaru Qualcomm, Snapdragon 855 Plus. Blackshark 2 Pro dilego seharga Rp10,999 juta.
Prosesor andalan Qualcomm itu diklaim dapat menghemat daya baterai dan memberikan pengalaman yang lebih baik saat bermain gim.
Selain itu, perusahaan juga meningkatkan cairan pendingin untuk menjaga handset agar tidak terlalu panas dan ada antena tambahan guna menjaga koneksi internet pengguna tetap stabil saat bermain gim. (din/eks)