Misi NASA Berpotensi Identifikasi Tanda Kehidupan Alien

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 09:12 WIB
Misi NASA Berpotensi Identifikasi Tanda Kehidupan Alien Jupiter. (NASA / NASA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- NASA menyiapkan sebuah misi yang bisa mengenali kehidupan di satelit Jupiter, Europa.  Europa secara luas dianggap sebagai salah satu 'taruhan' terbaik tata surya untuk menyembunyikan kehidupan alien. 

Dikutip dari Space.com, pesawat antariksa Europa Clipper dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2020. Pesawat ini memiliki misi untuk mengkarakterisisasi laut bawah permukaan bulan Jupiter, Europa dari es dan potensi tempat tinggal.

Clipper memiliki kemampuan yang lebih besar dari sebuah penemuan, jika semua berjalan sesuai dengan rencana.


"Europa dalah misi kelayakhunian. Kami berusaha memahami, apakah lingkungan layak huni?" ujar illmuwan proyek Europa Clipper Robert Pappalardo, dari Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Pasadena, California, dikutip dari Space.com.
"Kami bukan misi pencarian-kehidupan," tambah Pappalardo.

"Tapi, jika interior Europa kaya mikroba organik, kami akan dapat mengetahui dari spektrum massa dan mungkin, mungkin kami merasakan kehidupan," ujarnya.

Pappalardo mengacu pada pengukuran yang dilakukan oleh spektrometer massa Clipper, satu dari sembilan instrumen sains yang akan dibawa oleh probe. Spektrometer massa menentukan massa ion (atom dan molekul bermuatan) dalam sampel, membantu para ilmuwan mengidentifikasi apa itu ion.

Clipper akan mengumpulkan sampel-sampel ini selama lusinan flybys di Europa, yang akan dibuat oleh probe dari orbit Jupiter selama masa operasional 3,5 tahun. Mengitari Europa sendiri bukanlah pilihan yang layak, mengingat lingkungan radiasi yang intens di sekitar bulan.

Instrumen lain yang dibawa oleh Clipper bertenaga surya adalah magnetometer dan instrumen radar, yang memungkinkan tim untuk mengkarakterisasi secara terperinci masing-masing lautan Eropa dan kulit es.

Misi ini memiliki total biaya mencapai US$4 miliar. Para ilmuwan memperkirakan akan ada samudera sekitar 50 mil (80 kilometer) dalam dan lapisan es setebal 13 mil (20 km), tetapi itu hanya perkiraan, dan pasti akan ada variasi regional.

Lautan sedalam 50 mil cukup menakjubkan, mengingat titik terdalam di dasar laut Bumi hanya 7 mil (11 km) di bawah ombak. Dengan lebar 1.900 mil (3.000 km), Europa lebih kecil dari bulan Bumi tetapi diperkirakan menampung dua kali lebih banyak air cair daripada permukaan planet kita.

Lautan Europa juga dianggap bersentuhan dengan inti berbatu yang berpotensi memungkinkan berbagai reaksi kimia yang menarik dan kompleks.

Akibatnya, Europa secara luas dianggap sebagai salah satu 'taruhan' terbaik tata surya untuk menyembunyikan kehidupan alien.

Selain Europa, bulan planet lainnya dalam daftar pendek termasuk Enceladus dan Titan bulan besar Saturnus, yang memiliki laut hidrokarbon di permukaannya dan kemungkinan juga merupakan lautan air cair yang terkubur.

Clipper juga akan menjepret kamera yang kuat, yang akan mengambil foto dengan resolusi sekitar 1,6 kaki (0,5 meter) per piksel. (age)