Laporan Dari Jepang

Toyota Diprediksi Produksi Mobil Hybrid di Karawang

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 10:02 WIB
Toyota Diprediksi Produksi Mobil Hybrid di Karawang Ilustrasi pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat. (Foto: CNN Indonesia/Tachta Citra Elfira)
Sapporo, CNN Indonesia -- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap memproduksi mobil hybrid, plug-in hybrid dan listrik (Battery Eectric Vehicle) di Indonesia.

Geliat Toyota memproduksi mobil ramah lingkungan di Indonesia kian terlihat setelah Peraturan Pemerintah (PM) Nomor 73 Tahun 2019 dan resmi diundangkan pada 16 Oktober 2019.

"Ya itu pemikiran kami bahwa industrinya harus disusun rencananya. Kalau kami tidak ikut itu kita engga bisa ekspor," kata Presdir TMMIN Warih Andang Tjahjono di Sapporo, Hokkaido, Jepang, pekan lalu.


Warih tidak secara spesifik menyebutkan lokasi produksi mobil ramah lingkungan Toyota di Indonesia, namun melihat kekuatan fasilitas perakitan Toyota, ada dua yaitu di Sunter dan Karawang, Jawa Barat. Toyota diprediksi menggunakan fasilitas produksi di Karawang mengingat ketersediaan lahan dan alat yang memadai.

"Lah itu," ucap Warih ketika mendapati pertanyaan soal lokasi produksi mobil hybrid di Karawang.

Menurut Warih, pihaknya harus mengubah line produksi dan menyiapkan supply chain untuk persiapan memproduksi mobil hybrid dan listrik.

Fokus utama adalah baterai sebagai penyimpan daya dan jantung penggerak yang dinamakan motor listrik, sementara memproduksi rangka, pelat bodi mesin di Indonesia sudah berpengalaman sejauh ini. Dengan membangun supply chain mobil hybrid di dalam negeri, praktis bisa menurunkan harganya untuk konsumen dalam negeri.

"Atasnya kan sama (bodi dan segala macam) ya kan sama. Powertrain belum. Pasti ada investasi [untuk membangun supply chain]," ucap Warih.

Toyota Indonesia akan mendukung program pemerintah yang menargetkan pada 2025 sebanyak 20 persen mobil ramah lingkungan terjual di Indonesia.

Mobil Hybrid Pertama Toyota yang Diproduksi di Indonesia

Sejauh ini Toyota masih belum buka suara terkait produk hybrid pertama yang akan diproduksi di Tanah Air, sebelum konsumen di Indonesia benar-benar menikmati mobil bertenaga listrik.

Dijelaskan Warih, untuk keberhasilan di segmen mobil ramah lingkungan, pihak Toyota akan lebih dahulu 'menyetrum' model yang paling digemari di Indonesia.

Di Indonesia, model paling digemari adalah MPV (Multi Purpose Vehicle), bahkan MPV sumbang lebih dari 50 persen penjualan nasional. Ini sejalan dengan kemampuan pabrik TMMIN di Karawang tercatat memproduksi Innova dan Sienta.

"Ya yang paling diterima masyarakat Indonesia dong. Artinya berharap konsumen akan terima. Konsumen terima bukan hanya harga toh. Pelayanan, fun-to-drive, dan garansi," tutup Warih. (mik)