Pilihan Motor untuk Pengadaan Rp1,2 M Bina Marga DKI

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 10:00 WIB
Pilihan Motor untuk Pengadaan Rp1,2 M Bina Marga DKI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 soal pengadaan sepeda motor pada Dinas Bina Marga.

Mengutip akun Instagram resmi Anies, Ia menyebutkan terdapat rencana pengadaan sebanyak 39 unit sepeda motor pada belanja modal alat berat. Harga per unit dipasang Rp30,8 juta yang jika ditotal tembus lebih dari Rp1,2 miliar.

Untuk harga tersebut, Bina Marga bisa membeli berbagai sepeda motor mesin 150 cc dengan kategori 'nyaman' dikendarai. Di segmen skuter matik (skutik), bisa dibelanjakan Honda PCX tipe CBS Rp28,933 juta dan Yamaha Nmax non Antilock Braking System (ABS) seharga Rp27,54 juta.


Jika ingin matik 150 cc lain, ada alternatif yang lebih terjangkau misalnya Yamaha Aerox maupun Honda Vario 150. Dua skutik itu bahkan lebih murah dari PCX dan Nmax, serta anggaran yang ditetapkan Bina Marga. Aerox harganya mulai Rp24,87 juta, sedangkan Vario 150 dijual Rp23,62 juta.

[Gambas:Instagram]

Jika tak ingin matik, melalui anggaran itu Bina Marga juga dapat 'bergagah-gagahan' dengan membeli sepeda motor model sport naked 150 cc, plus membawa pulang jutaan hingga puluhan juta rupiah sebagai 'uang kembalian'.

Sebagai contoh harga per unit Honda CB150 Verza yang dibanderol mulai Rp19,938 juta sampai Rp20,589 juta. Kemudian CB150R harganya mulai Rp27,481 juta- Rp28,581 juta.

Untuk motor sport Yamaha 150 cc, pilihan buat Bina Marga dengan anggaran tersebut yaitu Xabre Rp30,7 juta, Vixion Rp26,95 juta sampai Rp30,555 juta, serta Byson FI Rp22,95 juta.

Sedangkan merek Suzuki, bisa membeli motor sport fairing 150 cc yaitu GSXR150 Rp30,175 juta. Selain itu masih ada pilihan lain untuk sport 150 Suzuki yakni Satria F150, GSX150 Bandit, dan GSXS150 dengan harga Rp24,795 juta- Rp27,025 juta.

Soal pengadaan sepeda motor, Anies bilang Bina Marga tidak perlu beli motor sehingga rencana anggaran itu harus segera diperbaiki.

Bina Marga, menurut Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini harus bekerja menggunakan sepeda kayuh yang dianggap membuat kualitas pekerjaan menjadi lebih teliti saat memantau kondisi jalan dan saluran air di jalanan ibu kota.

"Naik sepeda bikin kita tahu jalan gronjal mana jalan rata dan tidak rata, jadi lebih detail. Kalau naik kendaraan ada shockbreaker semua akan terasa halus," kata Anies dalam video.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)