Penguasa Motor Disebut Absen di Pameran Motor Akhir November

CNN Indonesia | Rabu, 06/11/2019 07:56 WIB
Penguasa Motor Disebut Absen di Pameran Motor Akhir November Ilustrasi pameran sepeda motor. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pameran otomotif roda dua, Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) Motobike Expo yang digelar mulai 29 November sampai 1 Desember 2019 di Istora Senayan, Jakarta disebut tidak akan diikuti penguasa pasar roda dua dalam negeri, Astra Honda Motor (AHM).

Dyandra Promosindo selaku penyelenggara mengaku tidak mempermasalahkan AHM absen di acara yang baru akan diselenggarakan perdana tahun ini.

Kendati demikian penyelenggara terpuaskan dengan keikutsertaan sejumlah merek global lain, yaitu Benelli, BMW Motorrad, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot, Piaggio, Vespa, dan Yamaha.


Selain Honda, merek sepeda motor di Tanah Air lain yang belum memutuskan ikut pameran tersebut yaitu Suzuki.

"Ya ini saja udah untung kami," kata Project Director IIMS Motobike Expo Hendra Noor Saleh di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (5/11).

Pria yang akrab disapa Kohen ini mengatakan negosiasi telah dilakukan antara pihak penyelenggara dan kedua pabrikan motor, namun masih menemui jalan buntu karena kedua perusahaan masih diskusi di internal mereka.

"Ya belum final, bisa iya atau tidak. Saya sudah nawarin ke mereka. Katanya masih diskusi," ucap Kohen.

AHM sampai saat ini belum merespons terkait ketidakhadiran di pameran motor tersebut.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), AHM masih menjadi produsen roda dua terlaris di Indonesia.

Penjualan 'kuda besi' sepanjang 2018, dari lima anggota AISI yang mencapai 6,3 juta unit, AHM mampu menguasai 74,6 persen pangsa pasar atau sebesar 4.759.202 unit. Kemudian Suzuki menempati posisi ketiga penjualan sepeda motor terlaris setelah Yamaha (89.508 unit).

Target Penjualan Motor Selama Pameran

IIMS Motobike Expo yang diselenggarakan selama tiga hari menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit atau total transaksi mencapai Rp25 miliar. Kohen optimistis target tersebut bisa tercapai meskipun tanpa kehadiran AHM dan Suzuki.

Kohen meyakini target penjualan selama pameran berlangsung akan tercapai sebab banyak model motor terbaru yang ditawarkan masing-masing exhibitor. Banyaknya model baru ini setidaknya menarik pengunjung untuk melakukan transaksi pembelian unit baru.

Kohen menambahkan, selain menanti keputusan dua merek Jepang, pihaknya juga sedang menunggu kepastian dari pemanufaktur motor listrik lokal, yaitu Gesits untuk berpartisipasi dalam pameran. Keikutsertaan Gesits diakui bakal memberi warna pameran roda dua.

"Kami ada Gesits tapi juga masih menunggu keputusan," tutup Kohen. (ryh/mik)