Dilansir dari South China Morning Post, rencana ini merupakan percobaan tunggal terbesar di dunia yang menginduksi mutasi biologis dengan radiasi kosmik.
Rencananya, satelit ini akan membawa sekitar 240 Kilogram (Kg) benih hingga bakteri pada awal tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa (FAO PBB) mencatat sekitar 75 persen keanekaragaman hayati telah punah akibat penanaman satu jenis tanaman. Dengan demikian, China sangat berharap misi ini mampu mengatasi kondisi tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Hal lain yang mendorong pemerintah China untuk terus meningkatkan ketahanan pangan adalah minimnya lahan subur di negara tirai bambu itu. China memiliki 1,3 miliar penduduk yang merupakan 20 persen dari total populasi dunia namun hanya 9 persen lahannya yang subur.
Namun, gagasan China ini sempat dikritisi oleh peneliti dari Amerika Serikat. Menurutnya penerbangan ke luar angkasa memerlukan biaya yang sangat tinggi.
Untuk misi ke depan, China mengklaim akan menggunakan kapsul yang dapat digunakan kembali. Hal ini tentu dapat memangkas biaya peluncuran untuk ke depannya. (ndn/lav)