Logam ini memiliki kantong udara yang memungkinkan logam untuk melayang. Penemuan ini dipercaya dapat merevolusi desain kapal saat ini.
Struktur logam menggunakan teknik sedemikian rupa yang memerangkap udara dan membuat permukaan superhidrofobik atau anti air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wawasan utama adalah bahwa permukaan superhydrophobic (SH) multifaset dapat menjebak volume udara yang besar, yang menunjukkan kemungkinan menggunakan permukaan SH untuk membuat perangkat yang mengapung," jelas peneliti bernama Chunlei Guo dalam jurnal ACS Applied Materials and Interfaces, mengutip laman resmi Universitas Rochester.
Dilansir dari BGR, peneliti melakukan percobaan dengan dua cakram logam yang serupa. Logam pertama dibuat normal dan yang kedua dirancang hidrofobik. Kemudian saat keduanya ditenggelamkan, terlihat logam hidrofobik menolak untuk tenggelam.
Penemuan ini dapat diterapkan pada desain kapal sehingga memungkinkan kapal untuk tetap terapung meski dalam keadaan rusak.
[Gambas:Video CNN] (ndn/eks)