"Perhatian! Tahun ini kami tengah mengetes tombol likes Instagram lebih tersembunyi di beberapa negara," kata Mosseri lewat cuitan.
"Kami akan menyebarkan uji coba itu pada sebagian kecil pengguna di Amerika Serikat mulai pekan depan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka berharap para pengguna tidak lagi tertekan untuk mengoleksi jumlah likes menggunakan gambar, video, atau komentar dan lebih berfokus pada hal-hal yang diunggah.
Twitter juga pernah bereksperimen dengan menyembunyikan jumlah cuitan disukai (liked) atau dibagikan ulang (retweet), menurut kepala pengembangan produk Kayvon Beykpour.
Twitter menemukan bahwa orang-orang kurang tertarik berinteraksi di media sosial itu ketika tidak bisa melihat jumlah retweet dan likes.
"Ketika Anda menghilangkan indikator interaksi, orang-orang akan semakin minim berinteraksi," kata Bekpour awal tahun ini. (vws)