JAKI, Aplikasi Warga Jakarta untuk Pantau Bencana dan Layanan

Pemprov DKI Jakarta, CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 15:13 WIB
JAKI, Aplikasi Warga Jakarta untuk Pantau Bencana dan Layanan Ilustrasi banjir di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja meluncurkan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang dikembangkan melalui Unit Pengelola Jakarta Smart City. JAKI diproyeksikan menjadi city-apps, one-stop service untuk warga yang hidup dan beraktivitas di Jakarta.

Aplikasi yang dikenalkan pada 27 September 2019 itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi dan mengintegrasikan seluruh layanan masyarakat. Dengan kata lain, JAKI menjadi aplikasi pusat informasi dan layanan berbagai kebutuhan di Jakarta.

"JAKI didesain untuk memudahkan hidup semua orang yang beraktivitas di Jakarta. Pemprov DKI sadar betul bahwa kota ini bukan hanya milik warganya yang lahir, tumbuh, dan menetap, tetapi juga warga dari kota tetangga yang ikut berkontribusi memajukan perekonomian ibu kota," ujar pihak Pemprov DKI Jakarta dalam keterangan tertulisnya.

Berikut daftar fitur fase pertama JAKI:

1. JakWarta
Fitur ini menyajikan berita resmi langsung dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Informasi yang disajikan pun terkini dan dalam teknologi geo-tagging atau penandaan geografis.

2. JakISPU
JakISPU menyajikan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dan terintegrasi dengan sensor udara milik Dinas Lingkungan Hidup Jakarta secara real-time. Sensor terletak di seluruh kotamadya, sehingga warga bisa langsung mengecek kualitas udara sesuai lokasinya.

3. JakSurvei
Fitur ini memungkinkan warga untuk menilai kinerja pemerintah Jakarta, serta ikut berpartisipasi dalam survei mengenai kebijakan, fasilitas, atau jajak pendapat resmi.


4. JakSiaga
Fitur JakSiaga difungsikan untuk pengaduan darurat dan tersedia daftar nomor-nomor penting untuk situasi genting seperti Jakarta Siaga 112, tim SAR, pemadam kebakaran.

5. JakLapor
Warga yang terdaftar pada aplikasi JAKI dapat memantau setiap laporan lengkap dengan OPD yang menindaklanjuti laporan tersebut.

6. JakServ
JAKI mengintegrasikan berbagai situs web Pemprov DKI Jakarta yang warga butuhkan.

Pengembangan JAKI fase kedua akan dirilis Desember mendatang dengan empat fitur tambahan. Keempat fitur itu merupakan hasil integrasi dari aplikasi atau layanan daring yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Fitur baru yang akan muncul, yaitu:

1. Pantau Banjir: fitur informasi mengenai tinggi permukaan air, genangan, pompa air, pintu air, dan pos pengamatan di Jakarta 
2. Info Pangan: fitur informasi harga komoditas pangan harian yang terintegrasi dengan data PD Pasar Jaya 
3. Tracking Laporan: fitur pemantauan progres tindak lanjut laporan dari berbagai kanal aduan 
4. Feedback Warga: warga dapat memberikan penilaian terhadap hasil tindak lanjut laporan

Selain menyediakan aplikasi, dengan semangat mewujudkan Jakarta 4.0, JAKI membuka kesempatan untuk warga yang memiliki ide untuk mengembangkan JAKI melalui JAKI Project.

JAKI Project merupakan ajakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta kepada warga yang memiliki ide kreatif atau pengembangan fitur JAKI. Warga dapat menyampaikan ide melalui laman situs web resmi JAKI di jaki.jakarta.go.id.

Aplikasi JAKI atau Jakarta Kini sudah tersedia dan dapat diunduh di Google Play Store. (fef)


ARTIKEL TERKAIT