"Sh*t! Gojek diretas! I lost my money almost 11 jt!!! Wtf... Ini @gojekindonesia kayanya diretas... 2 account gw ilang isi gopay (1,9 jt) dan tetiba masuk ke mbanking-virtual account-top up gopay 9,7 jt kok bisa???? nah lo!!!" tulisnya di akun @aurakasih.
Menanggapi hal tersebut, Gojek mengatakan terbuka untuk berkomunikasi dengan Aura Kasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan ini Gojek mengimbau pengguna untuk tidak memberitahukan kode OTP yang diterima lewat SMS dan kode PIN kepada siapa pun, termasuk pada pihak yang mengaku dari Gojek," ujar Kristy
"Penipuan berbasis social engineering semacam ini adalah tindakan kriminal dan Gojek mengajak seluruh pelaku industri teknologi, keuangan dan juga pemerintah, komunitas dan segenap masyarakat untuk mengedukasi pengguna teknologi informasi mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan informasi," tutur Kristy.
[Gambas:Video CNN]
Dalam perkembangannya, Aura Kasih kembali mengunggah persoalan yang sama di instastory miliknya Senin (18/11) hari ini. Aura berencana akan menjelaskan persoalan tersebut lebih detail via live IG. Ia juga berharap hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Gojek.
"Kmrn pas lapor ke kantor gojek, banyak bgt kasus kaya gini tiap jam ada laporan,! gak customer gak supir... semua kena... smoga ditindaklanjuti, kasian orang2," tulisnya.
Tak hanya itu, Aura juga mengunggah percakapannya dengan sejumlah netizen yang mengaku mengalami hal sama. Pemilik akun @oshab_ mengaku kehilangan dana Rp3,4 juta. Sementara itu, akun ferrakw mengaku kehilangan dana Rp2,5 juta. (jnp/lav)