Global NCAP, lembaga yang melakukan penilaian pada kendaraan di seluruh dunia, menyarankan ke pemerintah Indonesia agar ABS dijadikan mandat spesifikasi motor yang dijual di dalam negeri. ABS disebut bisa menyelamatkan ribuan jiwa karena kecelakaan lalu lintas.
Mengerem mendadak pada motor bukan hal yang baik untuk dilakukan. Sebab saat itu terjadi ban bakal ikutan berhenti seketika yang kemudian membuatnya kesulitan mencari traksi dengan aspal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ABS merupakan fitur yang berguna mencegah roda terkunci saat pengendara mengerem mendadak. Saat aktif, komputer akan mengatur kampas rem tidak menjepit cakram terus-terusan melainkan memerintahkan kerjanya berdenyut secepat kedipan mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila putaran road terancam terkunci selama rem mendadak di permukaan licin, maka sistem akan mengatur mengurangi tekanan pada rem. Saat ABS bekerja pengendara terbantu mempertahankan keseimbangan dan manuver motor.
Lihat juga:Pemerintah Kaji Rem ABS Buat Motor Murah |
[Gambas:Instagram]
Global NCAP baru saja mendemonstrasikan bagaimana ABS menyelamatkan pengendara dari risiko melintir saat mengerem di jalan licin. Hal itu dilakukan di Bali dalam gelaran kampanye #StopTheCrash yang bekerja sama dengan ASEAN NCAP.
Di Indonesia, ABS belum menjadi fitur wajib pada motor. Keberadaannya di motor-motor yang dijual massal karena inisiatif produsen yang kebanyakan di kelas 150 cc ke atas.
Walau begitu produsen sudah menyadari pentingnya ABS digunakan pada motor lebih kecil. Contohnya Yamaha sudah menyematkan ABS pada skutik 125 cc FreeGo dan Lexi.
[Gambas:Youtube] (fea)