Pada September 2019 lalu, ia memang mengaku mendapatkan notifikasi bila ia memenangkan hadiah umrah. Namun, Hendri tidak sempat menggubrisnya karena merasa tidak mendaftar. Terlebih, dia pesimistis karena baru saja bergabung sebagai mitra driver.
"Saya menjadi baru bergabung menjadi mitra GrabCar pada awal 2018 lalu. Tadinya, ia menggeluti dunia marketing properti selama 12 tahun," ujar Hendri Selasa (19/11).
Namun seketika perasaan itu sirna ketika Hendri ditelepon pihak Grab. Telepon itu membuat jantungnya berdebar lantaran pihak Grab memberitahu ada tas pelanggan yang tertinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Hendri memutuskan untuk mendatangi kantor Grab di Sukabumi sebab ia diberi surat suspend. Namun saat diminta membacanya, ternyata surat itu berisi pemberitahuan bahwa ia memenangkan hadiah umrah.
Belum selesai membaca, sontak ia sujud syukur. Tak lama berselang, pihak Grab kembali menghubunginya. Pemberitahuan kedua itu mengabarkan jika Hendri boleh mengajak istri atau satu orang keluarganya untuk ikut serta.
"Alhamdulillah, bukan main senangnya," ujar Hendri.
Ia mengaku terpilihnya dia sebagai pemenang umrah gratis karena menerapkan integritas dan tidak membatalkan pesanan. Dalam sehari, rata-rata ia menyelesaikan setidaknya 25 trip.
"Selama ini saya tidak pernah yang namanya menolak orderan dan sebisa mungkin mencapai target harian, ya alhamdulillah ternyata saya diberikan hadiah umrah bareng sama istri saya juga ya bersyukur sekali," pungkasnya. (fef)