IDC 2019 akan mempertemukan para pengusaha, banker, start up, pemerintah, dan masyarakat yang memiliki pandangan terhadap perkembangan bisnis dan dunia digital di Indonesia.
Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut menyatakan, ajang IDC 2019 merupakan ajang yang digagas para pengurus AMSI untuk memberi wadah saling bertukar pengalaman, gagasan, dan strategi bagaimana membangun ekosistem digital yang diperlukan untuk masa depan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua penyelenggara IDC 2019, Metta Dharmasaputra menyatakan, jika tidak ada aral melintang Presiden Joko Widodo akan membuka ajang yang akan menjadi acara tahunan AMSI ini. Panitia telah menyiapkan empat panel diskusi dengan tema berbeda.
Panel pertama dengan tema "Transformasi Korporasi Menghadapi Industri 4.0" menghadirkan narasumber Dwi Soetjipto (Kepala SKK Migas), Mas'ud Khamid (Direktur Pemasaran Retail Pertamina) dan Andi Kristianto (Ceo Telkomsel Mitra Inovasi).
Panel ketiga bertema "Fintech dalam Percepatan Inklusi Keuangan" menghadirkan narasumber Eddie Danusaputra (CEO Mandiri Capital), Karaniya Dharmasaputra (Presiden Direktur OVO), dan Dicky Wijaya (Chief Information Officer Investree).
Pada sesi terakhir, bertema "Platform Digital Untuk Ekonomi Rakyat" menghadirkan narasumber Farid Naufal Aslam (CEO Aruna), Pamitra Wineka (Presiden & co-Founder Tani Group), serta Yudi Tri Sanjaya (EEO Bakpiaku).
Selain para pelaku ekonomi digital, IDC 2019 juga akan dibuka dengan sejumlah Keynote Speaker seperti Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, dan pendiri Lippo Group Mochtar Riady.
Melalui ajang IDC 2019, AMSI berharap bisa memberi ruang terbuka berbagi ide, gagasan, dan strategi bersama pemerintah menyambut gelombang dahsyat bernama 'revolusi digital'. (mik)