Xiaomi bahkan masuk dalam peringkat keempat di pangsa pasar seluruh Eropa. Hal ini merupakan kabar baik bagi Xiaomi di tengah kondisi penjualan ponsel yang justru menyusut di negerinya sendiri.
Calanyst mencatat, pertumbuhan Xiaomi melampaui kenaikan penjualan produk lain, seperti Samsung yang hanya 23 persen dalam setahun belakangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Xiaomi Perbarui Mode Gelap di MIUI 12 |
Dilansir dari Gizmochina, General Manager Lu Weibing mengatakan saat ini Xiaomi hendak mengikuti langkah Samsung dan Apple untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar di Eropa.
Hal tersebut diperparah oleh Amerika Serikat yang melarang peredaran Huawei, sehingga Google mencabut seluruh layanannya pada ponsel tersebut. Walau masih berada di posisi kedua, Huawei tak mengalami pertumbuhan signifikan.
[Gambas:Video CNN]
Analisis senior Canalyst Ben Stanton mengatakan pasar Eropa merupakan pasar yang tak hanya memiliki banyak peluang, tetapi juga ancaman. Brexit memiliki dampak negatif bagi penjualan ponsel dari luar Eropa.
"Di Inggris, pengiriman perangkat premium dari Samsung dan Apple dipercepat sebelum tenggat waktu Brexit tahun ini. Terjadi penurunan penjualan besar, karena distributor dipaksa untuk menimbun produk dan melakukan lindung nilai terhadap risiko tarif yang akan datang," jelasnya dalam laporan Canalyst.
(ndn/lav)